(Fisika Santai) Acuan Modern Besaran dan Satuan

Gimana cara dunia akhirnya “cabut” dari silinder kilogram dan pindah ke konstanta Planck + Kibble balance

Oke bro, sekarang kita masuk ke momen “dunia metrologi naik kelas”: kilogram cabut dari silinder logam dan pindah ke konstanta alam (2019). Bayangin warung jus yang tadinya patokannya “gelas sakral di lemari”, sekarang patokannya “rumus fisika yang sama di seluruh semesta”.


1) Kenapa silinder kilogram harus “dipensiunkan”?

Dulu 1 kg itu ngikut silinder platinum–iridium (IPK) yang disimpan di BIPM. Masalahnya:

  • Silinder itu bisa kotor, tergores, atau berubah massa super kecil (mikrogram) gara-gara dibersihin, kontaminasi, dll.

  • Kalau “benda patokan” berubah, seluruh dunia ikut goyang, karena semua timbangan nasional “turunan” dari dia.
    BIPM sendiri menjelaskan bahwa definisi baru membuat kilogram tidak lagi bergantung pada artefak, dan mulai berlaku 20 Mei 2019.

Jadi idenya: patokan harus sesuatu yang nggak bisa aus.


2) Solusi 2019: “kunci angka” konstanta Planck (h)

Mulai 20 Mei 2019, kilogram didefinisikan dengan memberi nilai eksak (fixed) ke konstanta Planck h.

BIPM menyebut SI modern diturunkan dari 7 konstanta pendefinisi (defining constants).

Analogi warung jus:
Dulu: “1 gelas = gelas sakral ini.”
Sekarang: “1 gelas = definisi resep yang dikunci angkanya.”
Gelas boleh beda bentuk, tapi kalau resepnya sama dan cara ukurnya bener, hasilnya sama.


3) Terus gimana caranya “bikin 1 kg” tanpa silinder? (Kibble balance)

Nah ini bagian paling seru: Kibble balance (dulu dikenal watt balance).

Inti idenya: timbang massa dengan cara “menukar” berat benda dengan gaya elektromagnetik yang bisa diukur pakai listrik super presisi. Kibble balance memang dipakai untuk merealisasikan kilogram berbasis konstanta fundamental.

Dua mode kerja (versi santai)

Bayangin ada coil (kumparan) di medan magnet.

Mode A — “nahan beban” (weighing mode)
Kita atur arus listrik supaya gaya magnet nahan berat massa:

  • berat = m·g

Mode B — “geser coil” (moving mode)
Coil digerakkan dengan kecepatan tertentu, lalu muncul tegangan (kayak generator mini). Ini dipakai buat “ngilangin” faktor geometri coil biar akurat.

Hasil akhirnya bikin hubungan cantik:

massa bisa dihitung dari besaran listrik + gravitasi lokal + kecepatan gerak sistem

Secara ringkas di banyak penjelasan Kibble balance, idenya membandingkan “daya mekanik” dan “daya listrik”, makanya dulu disebut watt balance.

Kenapa listrik bisa super presisi?

Karena listrik modern bisa “dikaitkan” ke efek kuantum (standar tegangan/resistansi kuantum), dan setelah 2019 semua itu nyambung rapi ke konstanta yang nilainya dikunci. (BIPM juga menekankan 2019 membuka penggunaan teknologi baru termasuk teknologi kuantum untuk implementasi definisi SI.)


4) Jadi sekarang “1 kg itu dari apa?”

Jawaban warung jus yang akurat:

1 kg sekarang “asalnya” dari konstanta Planck (h) yang nilainya dikunci, lalu “dibuat nyata” (realized) di lab metrologi dengan alat seperti Kibble balance (atau metode lain seperti X-ray crystal density/Avogadro project).

Bukan berarti semua orang harus punya Kibble balance ya—tapi standar nasional bisa bikin rujukan massa yang stabil, lalu turunannya menyebar ke timbangan industri dan pasar.


5) Bonus: “bukan cuma kg” yang naik kelas di 2019

Revisi 2019 itu juga bikin:

  • ampere nyantol ke muatan elementer e

  • kelvin nyantol ke konstanta Boltzmann k

  • mole nyantol ke konstanta Avogadro Nₐ
    (dengan nilai eksak) 

Postingan populer dari blog ini

(Riset) Permasalahan Pasca Kelangkaan

(Fisika santai) Sejarah Besaran dan Satuan