(Fisika Santai) Perkembangan Acuan Besaran dan Satuan
Jelasin dong acuan pertama yang digunakan misalnya 1 meter itu jarak dari apa, terus 1kg itu dari silinder logam dan lainnya
Siap bro. Ini cerita “acuan pertama” besaran–satuan itu intinya begini: awalnya orang pengin satuan yang “alami” (berdasarkan Bumi/air/dll), tapi karena susah dipakai persis, akhirnya dibuat “benda patokan” (artefak) biar konsisten.
Di bawah ini yang paling ikonik: meter dan kilogram, plus “dan lainnya” biar kebayang satu paket sejarahnya.
1) 1 meter awalnya “jarak dari apa?”
Definisi ide awal (1791): dari Bumi
Waktu Revolusi Prancis, meter didefinisikan sebagai:
1/10.000.000 jarak dari Khatulistiwa ke Kutub Utara lewat meridian yang melewati Paris (jadi seperempat keliling Bumi dibagi 10 juta).
Kenapa keren? Karena niatnya: “buat semua orang, sepanjang masa” — nggak tergantung raja, kaki orang, atau penggaris lokal.
Tapi masalahnya…
Ngukur Bumi presisi itu ribet. Jadi dibuat versi “benda patokan”.
Wujud fisiknya (1799): “Mètre des Archives” (batang platinum)
Tahun 1799, meter diwujudkan sebagai batang platinum (prototype) yang disimpan sebagai standar (sering disebut Mètre des Archives).
Jadi kalau ada yang nanya “1 meter itu dari apa?” versi praktis saat itu:
“Dari jarak tertentu di batang platinum standar (pada suhu tertentu).”
2) 1 kilogram awalnya “dari apa?”
Ide awal: dari air (biar alami)
Konsep awalnya: massa itu enak kalau ditautkan ke sesuatu yang semua orang punya: air.
Secara konsep, kilogram terkait dengan massa 1 dm³ (1 liter) air pada kondisi tertentu (air paling rapat sekitar 4°C).
Wujud fisiknya (1799): “Kilogram of the Archives” (artefak platinum)
Karena “ngukur 1 liter air persis” itu repot untuk dipakai sehari-hari, Prancis akhirnya menetapkan artefak:
Tahun 1799 diadopsi kilogram berbahan platinum, dikenal sebagai “kilogram of the archives / Kilogramme des Archives”.
Jadi jawaban warung jus-nya:
“1 kg itu ngikut massa sebuah benda platinum standar yang disimpan negara.”
Upgrade global (1889): IPK, silinder platinum–iridium
Lalu dunia internasional sepakat pakai standar global: International Prototype of the Kilogram (IPK) sejak 1889.
Bentuknya silinder, bahan 90% platinum 10% iridium, diameter & tinggi kira-kira 39 mm, disimpan di BIPM (Prancis).
3) “Dan lainnya” — acuan awal satuan pokok lain (versi gampang)
Biar kebayang satu sistem, ini contoh acuan “jaman dulu” sebelum era konstanta (2019):
1 detik (second)
Awalnya didefinisikan sebagai 1/86.400 dari rata-rata 1 hari (mean solar day).
Tapi karena rotasi Bumi nggak stabil, definisinya lalu pindah ke acuan astronomi dan akhirnya ke atom.
1 kelvin (suhu)
Pernah didefinisikan lewat triple point air (titik unik air bisa padat–cair–gas bareng) yang ditetapkan 273,16 K.
1 ampere (arus listrik)
Pernah didefinisikan lewat gaya antara dua kawat sejajar yang dialiri arus (gaya mekanik per panjang kawat).
1 candela (intensitas cahaya)
Dulu ada era “cahaya lilin”, lalu sempat berbasis blackbody (misalnya terkait radiasi pada kondisi platinum membeku), dan pada 1979 didefinisikan dengan frekuensi 540×10¹² Hz + 1/683 W/sr.
1 mole (jumlah zat)
Pernah didefinisikan lewat jumlah entitas sebanyak atom dalam 0,012 kg karbon-12 (definisi lama era SI sebelum revisi modern).
Kenapa dulu pakai “benda patokan” kayak batang & silinder?
Karena niatnya seragam dan bisa ditiru, tapi teknologi saat itu lebih mudah:
-
“Simpan benda standar → semua negara kalibrasi ke situ”
daripada -
“Setiap orang ngukur Bumi/air dengan presisi tinggi”
Sayangnya benda bisa berubah tipis karena kontaminasi/bersih-bersih, makanya SI modern akhirnya pindah ke konstanta alam